7 Alasan untuk Mempercayakan Kekacauan Hidupmu kepada Tuhan?


1. Tuhan Memiliki Rekam Jejak yang Terbukti Setia.

Tuhan tidak bisa berbohong. "YHWH bukanlah manusia, sehingga Ia berdusta, bukan anak manusia, sehingga Ia menyesal."
(Bilangan 23:19).

Apa yang Dia katakan, Dia pasti lakukan. Apa yang Dia janjikan, sudah bisa dianggap terlaksana.

Salomo menyatakan kepercayaan kepada Tuhan bertahun-tahun lalu saat ia memuji Tuhan di hadapan orang Israel:

"Terpujilah Tuhan, yang telah memberikan istirahat kepada umat-Nya Israel, sesuai dengan janji-Nya. Tidak ada satu pun dari semua janji-Nya yang gagal, yang Dia berikan melalui hamba-Nya Musa."
(1 Raja-raja 8:56).

Rekam jejak Tuhan baik dan dapat diandalkan!

2. Sifat Tuhan Adalah Kesetiaan.

Salah satu buah dari Roh-Nya adalah kesetiaan. Karena sifat-Nya adalah setia, Dia hanya bisa menunjukkan kesetiaan-Nya. Tidak ada yang bisa menghalangi-Nya, baik tindakan manusia atau situasi apapun, untuk membuktikan kesetiaan-Nya.

Bahkan, "jika kita tidak setia, Dia tetap setia, karena Dia tidak dapat menyangkal diri-Nya sendiri."
(2 Timotius 2:13).

3. Dia Tidak Akan Pernah Meninggalkan atau Melupakan Kita.

Dia yang menciptakan kita, memberikan napas-Nya kepada kita, tidak akan pernah melupakan kita. Firman-Nya berjanji bahwa meskipun seorang ibu mungkin melupakan anak yang dilahirkannya, Dia tidak bisa melupakan kita.

"Lihat, Aku telah mengukir engkau di telapak tangan-Ku," firman-Nya.
(Yesaya 49:15-16).

4. Tuhan Mengetahui Kebutuhan Kita Lebih Baik dari Kita Sendiri, dan Sebelum Kita Mengetahuinya.

Pencipta jiwa kita "mengenal segala jalan kita"
(Mazmur 139:3).

Bahkan, Dia mengetahui jumlah rambut di kepala kita (Lukas 12:7). Mazmur 23 mengatakan bahwa Tuhan adalah gembala kita, penyedia kebutuhan kita. Oleh karena itu, kita dapat yakin bahwa kita tidak akan kekurangan apapun yang benar-benar kita butuhkan untuk hidup dan kesalehan.

5. Tuhan Tidak Terkejut atau Kebingungan dengan Situasi Kita.

Tidak ada yang baru di bawah matahari. Tuhan telah melihat semuanya, mendengar semuanya, dan mengetahui semuanya.

"Apa yang pernah ada, akan ada lagi, apa yang pernah dilakukan, akan dilakukan lagi." (Pengkhotbah 1:9).

Karena Dia tidak bisa tergoyahkan oleh apapun, kita bisa membawa segala kekhawatiran dan masalah kita kepada-Nya. Dia melingkupi kita dari belakang dan depan, dan meletakkan tangan-Nya di atas kita (Mazmur 139:5). Tidak ada situasi kita yang akan mengejutkan Tuhan. Dengan keyakinan itu, kita bisa mempercayakan Dia sebagai batu karang kita, fondasi yang kokoh dan tak tergoyahkan.

6. Tidak Ada yang Terlalu Sulit bagi Tuhan.

"Ah, Tuhan Yang Berdaulat, Engkau telah menjadikan langit dan bumi dengan kuasa-Mu yang besar dan lengan-Mu yang terulur. Tidak ada yang terlalu sulit bagi-Mu." (Yeremia 32:17).

Titik. Lihatlah, itu bukan tanda tanya atau tanda seru. Itu adalah pernyataan; sebuah fakta.

Tidak ada yang terlalu sulit bagi Tuhan.

7. Dia Menjanjikan Konsistensi.

Tuhan tidak pernah berubah. Dia tetap sama sepanjang zaman; Dia tidak akan berubah pikiran (lihat #1). "Yesus Kristus tetap sama, kemarin, hari ini, dan selamanya." (Ibrani 13:8).

Dia memberi kita setiap pemberian yang baik dan sempurna sesuai kebutuhan kita (lihat #4), dan Dia "tidak berubah seperti bayangan yang berpindah-pindah." (Yakobus 1:17). Dia tidak bisa berubah, karena itu akan bertentangan dengan sifat-Nya sendiri (lihat #2).

Saudara terkasih, Kekacauan bukan akhir — itu tempat di mana Tuhan menciptakan sesuatu yang baru. Serahkan semuanya kepada-Nya. Dia setia, dan Dia tidak pernah salah.