Apakah Yesus Hanya Seorang Nabi, atau Dia Adalah Tuhan?
Yesus Kristus memang disebut sebagai seorang nabi dalam Kitab Suci — dan itu benar. Namun, Dia bukan sekadar nabi. Ia adalah Firman yang menjadi manusia. Alkitab dengan jelas menyatakan bahwa Yesus adalah Nabi, Imam, Raja — dan lebih dari itu: Dia adalah YHWH yang menjadi manusia.
1. Ya, Yesus Adalah Seorang Nabi
Dalam pengertian Alkitabiah, seorang nabi adalah orang yang berbicara mewakili Tuhan kepada manusia. Dalam peran ini, Yesus benar-benar seorang nabi — dan bahkan yang terbesar.
Yesus berkata:
“Seorang nabi tidak dihormati kecuali di negerinya sendiri dan di rumahnya sendiri.” (Matius 13:57)
Orang-orang menyebut Dia nabi:
“Orang banyak itu berkata: 'Inilah nabi Yesus, orang Nazaret dari Galilea.'” (Matius 21:11)
Perempuan Samaria dan orang buta yang disembuhkan-Nya juga mengakuinya sebagai nabi (Yohanes 4:19; Yohanes 9:17).
2. Yesus Adalah Nabi yang Dinubuatkan oleh Musa
Ulangan 18:15-19 mencatat nubuatan Musa bahwa YHWH akan membangkitkan seorang nabi seperti dirinya. Petrus (Kisah 3:22) dan Stefanus (Kisah 7:37) menegaskan bahwa Yesus adalah penggenapan dari nubuatan ini.
Namun — Yesus lebih dari sekadar penggenapan nubuat Musa. Ia bukan hanya seorang utusan; Ia adalah TUHAN yang datang sendiri.
3. Yesus Lebih dari Nabi: Dia Adalah Anak YHWH
Penulis Ibrani menyatakan:
“Pada zaman akhir ini Ia telah berbicara kepada kita dengan perantaraan Anak-Nya, yang telah ditentukan-Nya menjadi ahli waris segala sesuatu dan yang oleh-Nya alam semesta diciptakan.” (Ibrani 1:2)
Yesus bukan hanya menyampaikan Firman Tuhan — Ia adalah Firman itu sendiri. (Yohanes 1:1,14)
4. Yesus Adalah Tuhan yang Menjadi Manusia
Yesus tidak hanya berkata mewakili YHWH — Ia menyatakan diri sebagai satu dengan Bapa:
“Aku dan Bapa adalah satu.” (Yohanes 10:30)
Ketika Tomas berseru, “Ya Tuhanku dan Allahku!” kepada Yesus (Yohanes 20:28), Yesus tidak menegur dia. Sebaliknya, Dia menerima penyembahan itu — sesuatu yang tidak akan dilakukan oleh nabi atau malaikat.
Paulus menulis:
“Dalam Dia diam secara jasmani seluruh kepenuhan ke-Allahan.” (Kolose 2:9)
Yesus disebut:
- Imanuel – “Allah beserta kita” (Matius 1:23)
- Alfa dan Omega – Awal dan Akhir (Wahyu 22:13)
- Tuhan atas segala tuan dan Raja atas segala raja (Wahyu 19:16)
5. Kesimpulan: Nabi, Ya. Tetapi Juga Tuhan.
Yesus adalah Nabi — benar. Tetapi jika kita berhenti di sana, kita belum menangkap siapa Dia sepenuhnya. Ia adalah Firman kekal yang menjadi daging. Ia bukan hanya menyampaikan pesan Allah; Ia adalah Allah sendiri yang datang untuk menyelamatkan umat manusia.
Yesus adalah satu-satunya Pribadi dalam sejarah yang sepenuhnya manusia dan sepenuhnya Allah. Ia adalah jalan, kebenaran, dan hidup. Tidak ada seorang pun datang kepada Bapa kecuali melalui Dia (Yohanes 14:6).
Kiranya setiap pembaca mengenal Yesus bukan hanya sebagai nabi besar, tetapi sebagai Tuhan yang hidup, Penebus yang berkuasa, dan Raja yang segera datang kembali.
Soli Deo Gloria.
Kembali ke Pertanyaan Yang Sering Diajukan

