Apakah Perlu Memohon kepada Bunda Maria?

Ketika kita memeriksa seluruh isi Alkitab, baik dari Perjanjian Lama, Perjanjian Baru, bahkan jika mempertimbangkan kitab-kitab deuterokanonika (Apokrifa), tidak ada satu pun perintah atau teladan untuk berdoa atau memohon kepada siapa pun selain kepada Tuhan sendiri. Tuhan selalu mengarahkan umat-Nya untuk berdoa langsung kepada-Nya, karena hanya Dia yang layak menerima sembah dan permohonan.

Sikap Hati Maria Sendiri

Maria, ibu Yesus, adalah wanita yang diberkati karena dipilih untuk mengandung Mesias. Namun, Maria sendiri tidak pernah menganggap dirinya istimewa sebagai perantara. Dalam Lukas 1:47 Maria berkata, “hatiku bergembira karena YHWH, Juruselamatku.” Ini menunjukkan bahwa Maria sendiri menyadari kebutuhannya akan Juruselamat. Ia tunduk kepada Tuhan, bukan menempatkan dirinya setara dengan Tuhan.

Satu-satunya Pengantara

Firman Tuhan dengan jelas menyatakan bahwa:

“Karena YHWH itu esa dan esa pula Dia yang menjadi pengantara antara YHWH dan manusia, yaitu manusia Kristus Yesus.”
(1 Timotius 2:5)

Yesus Kristus adalah satu-satunya pengantara yang ditetapkan oleh YHWH bagi umat manusia. Tidak ada pengantara tambahan. Maria, para rasul, ataupun orang-orang kudus lainnya tidak pernah disebut sebagai penghubung antara manusia dan YHWH. Hanya Yesus yang memenuhi syarat karena Dia hidup tanpa dosa, mati menggantikan kita, dan bangkit dengan kuasa.

Kita Dapat Menghadap Takhta Tuhan Secara Langsung

Karena karya penebusan Yesus Kristus di kayu salib, kita yang percaya kepada-Nya mempunyai akses langsung kepada YHWH:

“Sebab itu marilah kita dengan penuh keberanian menghampiri takhta kasih karunia, supaya kita menerima rahmat dan menemukan kasih karunia untuk mendapat pertolongan kita pada waktunya.”
(Ibrani 4:16)

Doa-doa orang percaya tidak memerlukan perantara manusia lain. Roh Kudus sendiri membantu kita dalam kelemahan kita saat berdoa (Roma 8:26), dan Yesus sendiri adalah Imam Besar Agung yang menjadi pembela kita di hadapan YHWH (1 Yohanes 2:1).

Penghargaan Bukan Penyembahan

Kita tentu dapat menghormati Maria karena ketaatan dan kerendahan hatinya. Namun penghargaan tidak boleh berubah menjadi penyembahan atau permohonan doa. Penyembahan dan permohonan doa hanya ditujukan kepada Tuhan. Memberikan posisi sebagai pengantara kepada Maria bertentangan dengan kesaksian Alkitab.

Kesimpulan

Maka, tidak perlu dan tidak seharusnya memohon atau berdoa kepada Bunda Maria. Semua kuasa dan otoritas telah diberikan kepada Yesus Kristus. Dia adalah jalan, kebenaran, dan hidup (Yohanes 14:6), dan hanya melalui Dia kita memiliki jaminan untuk didengar dan diselamatkan. Hiduplah dalam hubungan yang murni dan langsung dengan Tuhan, dan biarlah seluruh sembah, doa, dan pengharapan kita hanya tertuju kepada-Nya.

Soli Deo Gloria